Menu

Mode Gelap
DPD IKADIN Lampung Borong Dua Penghargaan  Pejabat Dinas Pendidikan Sumsel Jadi Tersangka, Ini Kasusnya 5 Tersangka Segera Diadili Dalam Kasus Korupsi BTS Kominfo Rp 8 Triliun Gayus Lumbuun Mantan Hakim Agung Pertanyakan Gugatan Kewenangan Jaksa Selidiki Korupsi

Investigasi · 15 Apr 2025 11:20 WIB

Proyek Drainase Desa Bantarjaya Disorot: Dana Ratusan Juta Diduga Tak Efektif, Warga Minta CV Karya Muda Di -Blacklist

 { Perbesar

{"data":{"pictureId":"e2e76041250044a1832e2ed839858f62","appversion":"4.5.0","stickerId":"","filterId":"","infoStickerId":"","imageEffectId":"","playId":"","activityName":"","os":"android","product":"lv","exportType":"image_export","editType":"image_edit","alias":""},"source_type":"vicut","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"source_type":"vicut","client_key":"aw889s25wozf8s7e","picture_template_id":"","capability_name":"retouch_edit_tool"}"}

Koruptor-BEKASI:Proyek pembangunan drainase di Kampung Pintu RT 001 RW 005, Desa Bantarjaya, Kecamatan Pebayuran, menjadi sorotan tajam dari warga setempat. Dengan anggaran fantastis mencapai Rp.616.881.400 yang bersumber dari APBD 2025, proyek yang dikerjakan oleh CV. Karya Muda ini menuai kecaman karena dianggap asal jadi, tidak sesuai spesifikasi teknis, dan tidak memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar. Senin (14/4/25).

Salah satu kritik tajam datang dari metode pelaksanaan proyek. Drainase dibangun tanpa proses penggalian yang layak. Material batu disebut hanya ditancapkan langsung ke dalam lumpur, tanpa adanya pondasi dasar yang kuat. Selain itu, ditemukan pula banyak pohon yang dibiarkan tumbuh di sepanjang jalur drainase, tidak ditebang atau dibersihkan terlebih dahulu, sehingga memperparah kesan bahwa proyek ini dikerjakan asal-asalan dan tidak profesional.

Seorang tokoh masyarakat Desa Bantarjaya yang enggan disebutkan namanya menyayangkan penggunaan dana sebesar itu untuk pembangunan drainase yang tak jelas urgensinya. “Sangat disayangkan anggaran sebesar ini tidak dimanfaatkan untuk pembangunan yang benar-benar dibutuhkan, seperti Jembatan Ma Rame yang vital bagi petani. Dampaknya langsung terasa terhadap peningkatan ekonomi warga. Tapi malah dibangun drainase yang kualitasnya meragukan,” ungkapnya.

Lebih jauh, ia menegaskan pentingnya akuntabilitas dan integritas dalam proyek pemerintah. “Ini uang rakyat, harus kembali ke rakyat. Bukan memperkaya oknum pemilik CV. Kalau kerja asal-asalan seperti ini terus dibiarkan, jelas rakyat yang dirugikan,” katanya dengan tegas.

Warga mendesak agar CV. Karya Muda segera diblacklist dari proyek-proyek pemerintah ke depan. Namun bukan hanya pihak rekanan yang menjadi sasaran kritik. PPK (Pejabat Pembuat Komitmen), PPTK, konsultan pengawas, Harus punya Nyali untuk menegur pelaksana dan seluruh pihak teknis juga diminta bertanggung jawab.

“PPK, PPTK, dan konsultan jangan cuma duduk manis di kantor. Mereka harus turun ke lapangan. Jangan pura-pura tidak tahu. Kalau ada kesalahan, mereka juga harus ikut bertanggung jawab. Jangan sampai mereka jadi bagian dari pembiaran,” ujarnya lagi.

Desakan warga juga mengarah ke lembaga-lembaga pengawasan dan penegak hukum. Mereka meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Bekasi, Inspektorat Daerah, serta aparat hukum untuk melakukan investigasi dan audit menyeluruh terhadap proyek ini.

“Jangan biarkan anggaran negara dipakai seenaknya. Setiap rupiah adalah hak rakyat, dan harus dipertanggungjawabkan!” tutupnya dengan nada tinggi.

Follow WhatsApp Channel Koruptor.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 57 kali

Baca Lainnya

Laporan  Dugaan Korupsi Banprov Desa Bantarsari Masuk Meja Kejaksaan

22 Januari 2026 - 22:38 WIB

Proyek Kegiatan P3-TGAI Kabupaten Bekasi, Berbau Pungli dan Korupsi

19 September 2025 - 17:50 WIB

P3A Desa Sumbersari Diduga Alihkan Pekerjaan P3-TGAI Ke Pihak Ketiga

9 September 2025 - 14:52 WIB

Kades Cihaurkuning Terjerat Dugaan Korupsi Dana BUMDes dan Proyek Mangkrak

13 Juni 2025 - 13:54 WIB

Dugaan Korupsi Dana Desa di Panombean Hutaurung: Inspektorat dan Tipikor Simalungun Turun Tangan

6 Juni 2025 - 10:49 WIB

Dugaan Penyimpangan Proyek Paving Block SDN 05 Kedungwaringin, Anggaran Ratusan Juta Terancam tak Tepat Guna

14 Mei 2025 - 07:18 WIB

Trending di Investigasi