Menu

Mode Gelap
Pejabat Dinas Pendidikan Sumsel Jadi Tersangka, Ini Kasusnya 5 Tersangka Segera Diadili Dalam Kasus Korupsi BTS Kominfo Rp 8 Triliun Gayus Lumbuun Mantan Hakim Agung Pertanyakan Gugatan Kewenangan Jaksa Selidiki Korupsi

Kejaksaan · 20 Jul 2023 21:49 WIB

Mantan Kedes Sumber Rejo Ditetapkan Tersangka

 Mantan Kedes Sumber Rejo Ditetapkan Tersangka Perbesar

Banyuasin – Koruptor.id: Mantan Kepala Desa Sumber Rejo Kecamatan Selat Penuguan Kabupaten Banyuasin, Joko Purwanto tadi siang resmi ditahan Kejaksaan Negeri Banyuasin sebagai tersangka kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi kegiatan pengelolaan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2019. Kamis 20 Juli 2023.

Kuasa hukum Joko Purwanto, mantan Kedes Sumber Rejo Rendi SH angkat bicara terkait kasus yang menjerat kliennya.

Adanya penahanan terhadap kliennya tersebut Rendi mengaku akan mengikuti proses hukum yang berjalan saat ini.

“Kita tetap akan melakukan upaya hukum. Tapi yang jelas sebagai warga negara yang baik tetap mengikuti prosedur hukum yang ada,” tegasnya.

Diketahui Joko Purwanto ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi dana desa tahun 2019 yang merugikan negara ratusan juta rupiah.

Kajari Banyuasin Agus Widodo SH MH mengatakan, penahanan Joko Purwanto dititipkan di Lapas Kelas IIA Banyuasin untuk 20 hari kedepan.

“Sebelum melakukan penetapan ini kita sudah melakukan pemeriksaan lebih kurang 30 saksi,” ujar Kajari didampingi Kasi Pidsus Hafis Muhardi SH MH dan Kasi Intel Willy Pramudya SH MH, Kamis 20 Juli 2023.

Ditambahkan Kasubsi Penyidikan Giovani SH MH menyebutkan ada 2 items kegiatan yang dikorupsi tersangka.

Dijelaskannya, dari hasil perhitungan Inspektorat Banyuasin tersangka merugikan negara Rp 378.856.500 dengan modus mengurangi volume pengadaan penampungan air bersih.

“Pengadaan penampungan air bersih yang harusnya sebanyak 393 unit, namun hanya dibelikan tersangka hanya 220 unit, jadi 173 unit di mark up tersangka,” bebernya.

Selain itu, terdapat kekurangan volume terhadap pembangunan Box Culvert dari anggaran dana desa tahun 2019 sehingga menyebabkan selisih bayar.

“Dari perhitungan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Banyuasin terdapat kerugian negara Rp 99.210.706,69,” jelasnya.

Ia menyebutkan menurut pengakuan tersangka jika uang hasil korupsi tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi.

“Untuk kepentingan pribadi tersangka. Tersangka dijerat Pasal 2 dan 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2021 tentang Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara, ” pungkasnya

Follow WhatsApp Channel Koruptor.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 60 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemuda Pancasila Dukung Kejari Banyuasin Usut Tuntas Kasus KORPRI Tanpa Pandang Bulu

8 Juli 2024 - 11:23 WIB

Korupsi Anggaran Dana Desa, Kejari OKU Selatan Tahan Kepala Desa Mahanggin

3 Juli 2024 - 21:31 WIB

Kejari Banyuasin Terima Penghargaan HPN PWI Sumsel

11 Juni 2024 - 09:48 WIB

Pejabat Dinas Pendidikan Sumsel Jadi Tersangka, Ini Kasusnya

30 Mei 2024 - 19:50 WIB

Majelis Hakim Minta JPU Tetapkan Bintoro Ketua Koperasi SJM Jadi Tersangka

7 Maret 2024 - 13:11 WIB

Kejaksaan Negeri Pali Wujudkan Mimpi Pembebasan dari Kemiskinan Ekstrem

29 Februari 2024 - 12:31 WIB

Trending di Kejaksaan